Buah Ketekunan, Bertani Kedelai Lokal Ternyata Menjanjikan

Kejelian Petani memilih komoditas dan waktu tanam memberikan keuntungan dan berkah dimusim yang kurang menguntungkan antara pergantian musim hujan dan musim kemarau. Hal ini disampaikan oleh Bp. Saliyo Cipto Upoyo Ketua Kelompok Tani Margo Utomo Dukuh Ngijo Desa Karangmojo Kecamatan Weru Kabupaten Sukoharjo.

Keberuntungan itu bersama anggota kelompok memutuskan menanam kedelai varietas Grobogan pada akhir Mei 2021 dan pada hari ini Kamis, 19 Agustus 2021 dilaksanakan Panen bersama Plt Kepala Dinas dan Jajaran Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Pertanian Kabupaten Sukoharjo yang diwakili Kepala Bidang Tanaman Pangan, seluruh UPT BPP Kecamatan Weru dan Koordinator Penyuluh Pertanian Provinsi Jawa Tengah.

Hasil Ubinan Kedelai Varietas Grobogan hari ini rata-rata 3,07 Ton/Ha (kering wose) dengan produksi terendah 2,8 Ton/Ha dari potensi budidaya yang baik dapat mencapai 3,4 Ton/Ha kering wose.

Dari hasil panen tersebut dapat dihitung sebagai berikut :

-Produksi 2.8 Ton/Ha (Selama 3 bulan)
-Harga : Rp. 9.000,-/kg
-Biaya Produksi : Rp. 12.000.000,-/Ha
-maka :
*Pendapat Kotor : 2,8 Ton x 1.000 kg x Rp. 9.000,- = Rp. 25.200.000,-
= Rp. 25.200.000 - Rp. 12.000.000 = Rp. 13.200.000
* Pendapatan Per bulan = Rp. 13.200.000 / 3 = Rp. 4.400.000
*Pendapatan per hari = Rp. 4.400.000 / 30 = Rp. 146.667,-

Komentar


List Komentar


Link terkait
Pemprov Jateng
Lapor gub
LKPP
LPSE
Kementan