Pertemuan Kemitraan Komoditas Ubi Kayu

Mengakselerasi pengembangan komoditas ubi kayu, Distanbun Jateng selenggarakan Pertemuan Kemitraan Komoditas Ubi Kayu di Pabrik Mocaf PT. Sejahtera Bersama Singkong Nusantara, Desa Gumiwang Kotawaluh, Kec. Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara, 15 November 2022.
Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banjarnegara, Bapak Ir. Suparman, MP., menyampaikan, di Banjarnegara ada 6 wilayah sentra ubi kayu. Diharapkan melalui pertemuan ini dapat membuka wawasan bagi para petani ubi kayu untuk semakin bersemangat karena peluang ekspor ubi kayu sangat besar. Dengan adanya kemitraan ini diharapkan adanya transfer wawasan sehingga petani dapat semakin memahami permintaan pasar, dan terjaminnya penjualan hasil panen.
Analis Perkarantinaan Tumbuhan Ahli Madya, Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Semarang, Ristono, SP., sangat mendukung produk ubi kayu untuk bisa ekspor. Bila ada kendala/hambatan dalam pelaksanaan ekspor, Balai Karantina bersedia membantu untuk memberikan kemudahan sesuai dengan standard peraturan dan permintaan dari negara yang dituju.
Dalam pertemuan ini, digelar pula seksi Talk show dengan moderator Ike Hermin Cahyani, S.Sos, MM., Analis Peningkatan Usaha Pertanian Dan Agrobisnis Distanbun Jateng. Dalam kesempatan ini, pemilik PT. Sejahtera Bersama Singkong Nusantara, Supriyanto, menyampaikan potensi pasar skala ekspor sangat besar. Diharapkan petani dapat bersatu mewujudkan pengembangan komoditas ubi kayu ini.
Dalam Talk Show yang diwarnai dengan diskusi dengan petani ini, perwakilan petani ubi kayu Kecamatan Purwonegoro, Taryono, dan petani ubi kayu dari Kecamatan Bawang, Sudiro, mengharapkan adanya subsidi suku bunga KUR untuk permodalan bagi petani, perbaikan jalan usaha tani, dan kemudahan bantuan sarana produksi seperti pupuk subsidi bagi petani ubi kayu. Dikatakan pula bahwa petani ubi kayu Banjarnegara siap membentuk korporasi petani.
Dalam Talk Show, Wisnu petani milenial komoditas ubi kayu dari Banjarnegara menyampaikan, potensi dalam pemasarannya memiliki potensi yang sangat besar. Ubi kayu merupakan pengganti terigu sebagai bahan pembuat aneka makanan yang lebih sehat karena bebas gluten. Dengan ragam aneka varian olahan ubi kayu diharapkan dapat semakin mengangkat ubi kayu sebagai bahan makanan substitusi selain beras dan terigu.
Plt. Kadis Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banjarnegara, Herrina Indri Astuti, SPt, M.,Si., dalam Talk Show menyampaikan harapannya agar pertemuan ini dapat menjembatani antara semua pelaku bisnis ubi kayu di Banjarnegara, dari mulai petani, pengolah dan eksportir, yang masih membutuhkan pendampingan atau pembinaan dari Dinas Pertanian. Diharapkan dengan semakin kuatnya kelembagaan petani melalui korporasi, petani ubi kayu dapat semakin sejahtera dan siap untuk mendukung food estate ubi kayu di Banjarnegara.

Komentar


List Komentar


Link terkait
Pemprov Jateng
Lapor gub
LKPP
LPSE
Kementan